Untitled-2

Perawatan Bayi Baru Lahir

TIPS MENGENCANGKAN PAYUDARA SETELAH MENYUSUI

Menyusui adalah proses pemberian susu kepada bayi atau anak kecil dengan air susu ibu (ASI) dari payudara ibu. Bayi menggunakan refleks menghisap untuk mendapatkan dan menelan susu.
Menyusui menjadi salah satu tugas mulia Ibu. Dengan memberikan ASI eksklusif berarti ibu telah membantu mencerdaskan dan menjaga kesehatan si keci. Sayangnya, aktivitas menyusui terkadang bisa membuat payudara ibu menjadi kendur.
Payudara merupakan salah satu aset yang harus dijaga keindahannya. Oleh  karena itu, tak ada salahnya ibu melakukan perawatan payudara setelah menyelesaikan tugas mulia, memberikan ASI untuk si kecil.

Berikut ini cara alami yang bisa membantu mengencangkan payudara kembali setelah menyusui :
1.   Mengkonsumsi pepaya
Pepaya muda memiliki kandungan enzim yang dapat membantu dalam pertumbuhan payudara. Selain itu, enzim pepaya juga mengandung vitamin A dan hormon pengencang yang bisa merangsang produksi hormon wanita (estrogen, progesteron, dan prolaktin), serta memperlancar kelenjar susu dan mengencangkan payudara. Caranya, buat jus pepaya mangkal sebanyak satu mangkuk. Anda bisa menambahkan susu kedelai, madu atau perasan jeruk nipis dalam jus pepaya. Minum secara teratur dua hari sekali. Kandungan phyto-estrogen kedelai sangat baik untuk payudara.
 
2.   Masker payudara
Usaha mengencangkan payudara juga bisa dilakukan dengan menggunakan masker yang terbuat dari bahan tepung beras atau Amylum Oryzae. Tepung ini berkhasiat untuk menghaluskan kulit, mengencangkan payudara, dan memperindah bentuk payudara , serta memperlambat penuaan dini.
Cara untuk melakukan masker payudara :
  • Berbaringlah dengan posisi telentang
  • Bersihkan payudara menggunakan handuk yang sudah direndam air hangat sebelumnya
  • Usapkan dengan lembut pada kulit kemudian keringkan
  • Sebelum dimasker, oleskan terlebih dahulu minyak bulus disertai pijatan perlahan selama 10 sampai 15 menit
  • Bersihkan payudara dengan handuk basah kemudian keringkan
  • Tutup puting susu dengan kapas yang sudah dibasahi
  • Oleskan merata masker tepung beras yang sudah dicampur air mawar dengan kuas. Biarkan selama 10-15 menit atau sampai mengering.
  • Bilas payudara dengan air hangat hingga bersih, kemudian kompreslah dengan es. Beri tepukan lembut pada payudara dengan kapas yang telah dibasahi penyegar.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan masker payudara seminggu sekali, berturut-turut, selama 10 minggu.
 
Olah raga
Bagian payudara juga membutuhkan olahraga atau senam untuk merangsang otot-otot pektoralis mayor dan minor sebagai penggantung payudara. Aliran darah yang lancar serta otot penggantung yang kencang bisa membuat payudara menjadi lebih bugar, kencang, dan terangkat.
Lakukanlah latihan yang bisa merangsang pembesaran otot-otot pektoralis. Dengan berkembang dan membesarkan otot ini, secara otomatis akan menambah ukuran payudara.
  • Mendorong dinding. Berdirilah dalam posisi mendorong dinding dengan tangan lurus dan kaki terbuka sejauh satu paha satu sama lain. Condongkan tubuh ke depan perlahan-lahan sambil memeluk siku sampai mencium dinding. Lalu dorong tubuh ke posisi semula secara perlahan. Ulangi latihan ini minimal 10 kali. Tarik napas dalam-dalam selagi Anda mencondongkan tubuh ke arah dinding dan keluarkan napas pelan-pelan selagi mengangkat tubuh.
  • Duduk menyangga buku. Duduk tegak pada kursi bersandaran tinggi dengan kedua kaki menempel lantai. Rentangkan kedua lengan lurus ke samping dengan buku yang cukup berat pada masing-masing tangan. Kemudian tekuk siku dan perlahan-lahan bawalah buku-buku ke arah Anda setinggi bahu. Pertahankan selama lima hitungan dan luruskan kembali kedua lengan. Ulangi latihan ini sebanyak lima kali.
  • Mengepalkan tangan. Duduklah bersilang kaki dengan punggung lurus, tekuk lengan di depan dada dengan satu tangan mengepal dan tangan lain menekapnya. Dorongkan satu sama lain sehingga Anda merasakan regangan pada otot-otot dada. Gantilah tangan yang mengepal dan ulangi pada sisi yang lain. Lakukan masing-masing lima kali pada setiap lengan.
  • Membuat lingkaran kecil. Berdiri tegak dengan kaki terbuka berjarak satu bahu dan kedua lengan direntangkan ke samping setinggi bahu. Lemparkan lengan ke belakang, buatlah lingkaran penuh kea rah belakang sebanyak lima kali. Ulangi kea rah yang berlawanan sebanyak lima kali pula.
  •  Tekanan tangan. Duduklah bersilang kaki dengan kedua tangan terlipat di depan tubuh setinggi bahu. Tekan kedua tangan satu sama lain sekuat mungkin. Kemudian lepaskan dan rasakan otot-otot pad abagian samping tubuh berkeut dan melamas, ulangi sampi 10 kali.
 

Merawat Payudara Saat Menyusui

Perawatan payudara perlu mendapatkan perhatian serius, terutama saat menyusui bayi Anda. Payudara yang sehat dan terawat baik, mampu melancarkan produksi ASI. Hal ini membuat proses pemberian ASI menjadi lebih mudah baik bagi ibu maupun bayi.
Berikut cara merawat payudara ibu menyusui:
  1. Gunakan bra yang mampu menyerap keringat, menyangga payudara dengan baik dan tidak terlalu sempit. Pilihlah bra khusus ibu menyusui. Hal ini untuk mempermudah dan membuat Anda lebih nyaman saat memberikan ASI.
  2. Bersihkan kedua puting Anda dengan air hangat setiap habis mandi. Hindari bagian puting terkena sabun mandi sebab dapat membuatnya kering. Tidak hanya itu, lapisan puting juga bisa terkelupas dan menimbulkan rasa nyeri saat menyusui.
  3. Jika Anda merasa kurang percaya diri dengan puting yang melesak ke dalam, cobalah gunakan alat penarik puting (nipple corecctor). Namun, alat ini mungkin tidak dapat membuat puting menonjol dalam waktu sekejap. Perlu bermingu-minggu melakukannya dengan sabar. Jika perlu, mintalah saran dokter tentang penggunaan alat tersebut.

Perawatan Payudara Bagi Ibu Menyusui

Setiap wanita pasti menginginkan bentuk payudara yang ideal dan menarik, maka tak jarang kita mendengar beberapa wanita memilih untuk tidak menyusui sang buah hati dikarenakan kekhawatiran payudara akan menjadi kendor. Tak hanya itu, keinginan bunda untuk menyusui buah hatinya kerap kali terhambat oleh ketidaknyamanan yang timbul saat proses menyusui, seperti misalnya akibat gangguan kecil seperti bayi sulit menghisap ASI, payudara lecet dan lain-lain.

Kondisi-kondisi tersebut kerap menyurutkan niat bunda untuk memberikan ASI pada si kecil. Dan hal tersebut sangatlah disayangkan, karena ASI merupakan gabungan nutrisi penting dengan proporsi ideal dan bentuk yang paling mudah diserap oleh bayi, yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan proses tumbuh kembang si kecil.
Oleh karena itu, berikut ini kami sampaikan beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan payudara saat menyusui, sehingga bunda bisa memberikan ASI pada buah hati tersayang tanpa perlu merasa cemas.

1. Perawatan Payudara
Perawatan yang perlu dilakukan berupa pemijatan payudara untuk memperbaiki sirkulasi darah, merawat
puting payudara agar bersih dan tidak mudah lecet, serta memperlancar produksi ASI.

2. Atasi Keluhan
Segeralah atasi keluhan yang muncul agar tidak menjadi parah, adapun keluhan yang umum terjadi saat
menyusui, yaitu :

a. Payudara bengkak dan keras
Bila hal ini ditimbulkan akibat produksi ASI yang berlebihan, kompreslah payudara dengan air hangat
atau kain flanel hangat.
b. Puting terasa perih/retak
Batasi setiap waktu menyusui selama 10 menit, hentikan kegiatan menyusui (minimal 24 jam) agar tidak
terjadi infeksi. Jaga payudara agar dalam kondisi kering dan saat masih terluka gunakan pelindung puting
yang terbuat dari bahan karet lunak saat menyusui. Pastikan posisi menyusu si kecil sudah tepat,
memasukkan semua bagian puting ke dalam mulutnya.
c. Air susu merembes
Selain mengurangi keindahan penampilan, hal ini juga kurang bagus untuk kesehatan ibu dan bayi.
Payudara yang lembab bisa menjadi media efektif bagi berkembangnya bakteri dan jamur sehingga
menimbulkan iritasi dan infeksi. Untuk menghindarinya, pilihlah breast pad (bantalan dalam BH) dengan
bahan yang halus dan berdaya serap baik. Jangan lupa untuk sering mengganti breast pad, minimal 2 kali
sehari.

 
TIPS MENGENCANGKAN PAYUDARA
 
Tips dan cara mengencangkan payudara sebenarnya banyak dan mudah. Ada yang menggunakan obat-obatan untuk mengencangkan payudara, namun ada juga yang memilih mengencangkan payudara dengan cara alami.
Kenapa sih banyak yang suka mengencangkan payudara?. Jawabnya karena banyak yang menyukai melihat payudara yang kencang. Payudara yang kencang, entah payudara besar atau kecil, sama-sama terlihat seksi dan menarik.
Padahal dengan semakin bertambahnya usia, anatomi payudara akan semakin berubah, kekencangan payudara tidak akan sama seperti sewaktu masih gadis. bahkan semakin tua payudara akan semakin mengendur. Jika Anda tidak rajin merawat payudara yang semula kencang menggairahkan akan berubah mengerut dan kendor.
7 tips merawat payudara secara alami ini sebenarnya mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja. Apalagi payudara merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang sangat berharga dan mempunyai peran penting baik untuk menyusui, sebagai daya tarik seksual, maupun fungsi lainnya. Dengan fungsi-fungsi tersebut perawatan payudara menjadi hal yang wajib bagi setiap wanita.
Demi merawat payudara agar tetap indah dan menarik tidak jarang para wanita rela mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah. Padahal perawatan organ satu ini tidak harus selalu menghabiskan dana yang besar. Ada banyak tips untuk merawat payudara secara alami. Dengan cara ini selain murah juga dapat dilakukan sendiri.
 

Tips Merawat Payudara Secara Alami

Beberapa cara dan tips merawat payudara agar tetap sehat, menarik, dan indah dengan cara-cara yang alami dan lebih hemat biaya diantara adalah:
 
  1. Banyak mengonsumsi kacang kedelai; Kacang kedelai memiliki kandungan esterogen alami (genistein) yang terikat pada reseptor di payudara perempuan. Zat ini mampu membantu mencegah tumbuhnya kanker payudara.
  2. Hindari minuman beralkohol; Minuman beralkohol dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara. Meminum 2 gelas minuman beralkohol dipercaya memiliki resiko terkena kanker 21% lebih tinggi.
  3. Banyak mengonsumsi sayur; beberapa jenis sayuran semisal brokoli (yang mengandung sulforaphane) dapat mencegah perkembangbiakan sel-sel kanker.
  4. Banyak mengonsumsi ikan laut; Ikan laut banyak mengandung asam omega. Asam omega ini berfungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menghalangi pengaruh tumor yang dapat berkembang menjadi kanker.
  5. Bersihkan payudara secara rutin; bersihkanlah payudara secara rutin dengan menggunakan lap yang dibasahi dengan air hangat.
  1. Lakukan senam dan pijat payudara; dengan melakukan senam dan pemijatan secara rutin dapat menjaga payudara tetap kencang dan sehat. Caranya, dengan meremasnya secara lembut dan pelintir ke secara pelan-pelan dan hati-hati ke kanan dan ke kiri. Selanjutnya tekan perlahan dan berikan tarikan secukupnya.
  2. Gunakan masker payudara; payudara bisa diberikan masker khusus untuk menjaga keindahan, kepadatan, dan tidak kendur. Beberapa bahan alami yang bisa digunakan sebagai masker payudara diantara adalah:
    • Kacang panjang. Blenderlah kacang panjang hingga halus kemudian tambahkan sedikit air hingga agak kental. Gunakan untuk membalur seluruh bagian payudara kecuali bagian puting. Diamkan masker selama 15 menit lalu bilas dengan air hangat. Masker dari kacang panjang ini dipercaya dapat membesarkan ukuran payudara.
    • Yogurt dan telur. Campur sesendok yogurt original dan sebutir telur, bisa juga ditambahkan vitamin E. Oleskan secara merata di seluruh permukaan payudara, pijat pelan-pelan agar masker meresap. Setelah didiamkan selama 20 menit, bilas dengan air hangat hingga bersih.
    • Apel dan susu. Potong kecil-kecil dua buah apel lalu campurkan dengan 1 liter susu. Didihkan di atas api hingga mengental seperti pasta. Setelah dingin oleskan ke seluruh permukaan payudara. Masker ini dipercaya dapat membuat kulit payudara menjadi kencang dan berseri.
Mengencangkan Payudara dengan Buah Pepaya Muda

Enzim yang terdapat pada Pepaya Muda ternyata dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan payudara Pepaya muda. Sedangkan hormon pengencang payudara dan vitamin A dalam enzim pepaya, dapat merangsang pengeluaran hormon wanita, merangsang indung telur agar mengeluarkan hormon kewanitaan (prolaktin, estrogen, dan progesterone), melancarkan kelenjar susu dan mampu mengencangkan payudara.

Metode perawatan Payudara dengan menggunakan Pepaya adalah: Potong pepaya muda, dan ambil kira-kira satu mangkok. Buatlah juice dengan campuran susu kedelai (Kandungan phyto-estrogen pada kedelai sangat baik untuk payudara). Setelah halus tambahkan sedikit perasan jeruk nipis dan satu sendok makan madu. Minum campuran jus tersebut secara dua hari sekali.

 
Mengencangkan Payudara dengan Tepung Beras

Penggunaan tepung beras sebagai metode perawatan payudara adalah digunakan sebagai Masker payudara. Inti tepung beras bermanfaat untuk memperlambat penuaan dini, menghaluskan kulit, mengencangkan payudara, dan mempercantik bentuk payudara anda. Adapun aturan pemakaian Tepung Beras sebagai Masker Payudara adalah sebagai berikut:
  1. Bersihkan payudara dengan menggunakan handuk basah lalu keringkan.
  2. Agar tidak kotor, Tutup puting susu dengan kapas basah.
  3. Oleskan masker tepung beras yang dicampur air bunga mawar secara merata pada payudara.
  4. Apabila udah mengering, sekitar 10-15 menit, Bilas payudara dengan air hangat hingga bersih, lalu kompreslah dengan air es.
 
Untuk mendapatkan hasil maksimal, perawatan payudara setelah Persalinan dengan masker tepung beras ini sebaiknya dilakukan satu minggu sekali, berturut-turut, selama 10 minggu. Dengan tetap mempunyai payudara yang terawat, tentu anda akan terhindar dari beragam penyakit payudara termasuk kanker yang mematikan. Bayi anda pun akan tetap sehat menyusu payudara indah anda.
 
Ringkasan:
  • Perawatan Payudara setelah melahirkan bisa dilakukan dengan beberapa cara alami,
  • Olah raga dan penggunaan bahan natural, tidak akan memberikan efek samping pada payudara.
Itulah ketujuh cara dan tips merawat payudara secara alami. Tentunya cara-cara tersebut tidak dapat dialkukan secara instan melainkan harus dengan rutin dan teratur guna memperoleh hasil yang diinginkan.
Dan yang terpenting, ternyata tidak selalu membutuhkan uang hingga jutaan rupiah untuk menjga dan merawat payudara agar tetap sehat, menarik, dan indah. Murah, sederhana tetapi hasilnya, pasti akan mempesona.
 
Berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba untuk menjaga payudara agar tetap kencang. Tips-tips ini sangat mudah, murah, serta tidak melibatkan obat-obatan.
  1. Gunakan bra yang sesuai baik untuk ukuran payudara ataupun sesuai aktifitas.
  2. Hentikan kebiasaan merokok, merokok dan menghirup asap rokok dapat merusak kelenjar payudara bahkan hingga dapat meningkatkan potensi terkena kanker payudara.
  3. Lakukan pijatan rutin pada payudara. Pemijatan dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dalam payudara. Gunakan krim lembut dari sweet almond atau minyak esensial saat memijat.
  4. Gunakan masker payudara dari bahan herbal seperti tepung beras, kacang panjang, yogurt dan telur, atau apel dan susu.
  5. Jaga kesehatan dengan beristirahat yang cukup, mengonsumsi vitamin dan mineral sesuai dengan kebutuhan tubuh sangat efektif dalam mencegah penyakit payudara dan menjaga payudara tetap kencang.
  6. Hindari posisi tidur tengkurap, karena ini akan membuat tubuh menekan payudara hingga berjam-jam. Tidurlah dengan posisi telentang atau miring.
  7. Gunakan secara teratur kondisioner yang mengandung pelembab, seperti shea butter atau minyak vitamin E, untuk menjaga kekenyalan atau elastisitas kulit payudara.
  8. Khusus bagi ibu yang menyusui, saat menyusui bayi, keluarkan payudara dari bagian atas bra. Jangan mengeluarkan payudara dari bagian bawah bra karena ini kan mempercepat proses turunnya payudara.
  9. Lakukan olahraga yang dapat mengencang otot-otot payudara semacam push up ataupun berenang.
 
Itulah sembilan tips dan cara untuk mengencangkan payudara dengan tanpa menggunakan obat-obatan. Semuanya dapat dicoba oleh kaum wanita di rumah, dengan cara yang mudah, serta murah. Jika tips-tips ini dilakukan dengan teratur, pasti payudara indah anda akan senantiasa kencang, sehat, dan mempesona.
 
Mengencangkan payudara, baik setelah menyusui atau yang memang sudah mulai mengendur, dapat dilakukan dengan mempraktekkan senam payudara. Senam payudara adalah senam khusus untuk mengencangkan payudara. Manfaat senam payudara adalah menjaga otot dada (pektoral) sebagai penyangga agar tetap kencang, juga untuk mencegah payudara turun atau kendur sebelum waktunya.

Olahraga lainnya yang dapat membantu mengencangkan payudara adalah mendayung, berenang, latihan angkat beban ringan menggunakan alat-alat pemberat tangan, dan juga beberapa gerakan yoga.

Gerakan senam payudara antara lain:

1. Gerakan pertama, pertemukan telapak tangan di depan belahan payudara Anda, berdiri dengan posisi tegak dan lalukan gerakan saling menekan dengan kedua telapak tangan, tahan selama 5 detik. Rileks saja, dan ulangi gerakan tersebut 10 kali.

2. Gerakan kedua, cengkeram siku kanan dengan telapak tangan kiri, dan siku kiri dengan telapak tangan kanan, dengan posisi siku sejajar bahu. Tarik-tarik ke dua arah (ke dalam dan ke luar), jangan sampai terlepas. Ulangi gerakan tersebut 10 kali.

3. Gerakan ketiga, kaitkan jemari tangan kanan dan kiri Anda di bawah dagu (seperti posisi berdoa), kemudian tarik kedua tangan Anda ke arah yang berlawanan, namun tahan agar jemari tetap bersatu, dan tahan selama 5 menit.

Jika sudah menyelesaikan senam payudara, anda perlu tahu cara yang benar memijat payudara. Dimulai dengan payudara kanan, dengan gerakan ke atas, menggunakan kedua telapak tangan. Kemudian dengan sapuan telapak tangan, bentuklah payudara agar menjulang dengan cara mengusap-usap dari segala arah menuju ke tengah puting susu. Kumpulkan daging payudara ke arah tengah dengan gerakan seperti mencubit.

I bila otot dada dilatih, maka dasarnya akan membesar dan terangkat ke atas sehingga payudara akan tampak lebih kencang.

 
 
KENALI BILA PAYUDARA TERASA SAKIT

 

Kenapa payudara terasa sakit? Yuk kenali. Bisa saja rasa sakit di payudara itu sesuatu yang wajar, namun sebaliknya bisa juga tidak normal bahkan berbahaya. Karena itu sudah sepatutnya setiap wanita mengenali rasa-rasa sakit pada payudara.
Payudara sendiri (dengan semua anatomi payudara) merupakan salah satu organ tubuh yang sangat berharga bagi setiap perempuan. Sehinga merawat payudara menjadi sebuah keharusan bagi setiap wanita bukan sekedar untuk menjaga keindahan payudara dan keseksiannya namun juga menghindari dari bahaya yang lebih besar.

Penyebab Payudara Terasa Sakit

Untuk itulah, rasa sakit pada payudara tidak serta merta disepelekan, meskipun juga tidak harus membuat perempuan panik. So, mengenali penyebab-penyebab payudara terasa sakit menjadi sebuah pengetahuan yang wajib diketahui oleh setiap kaum hawa.
Umumnya setiap wanita mengalami masa-masa di mana payudara terasa sakit pada setiap bulannya. Rasa sakit pada payudara yang terjadi secara rutin setiap bulan biasanya karena pengaruh hormonal (estrogen dan progesteron), seperti saat menjelang menstruasi (PMS). Namun jika rasa sakit itu berlangsung terus-menerus, apalagi ditandai dengan adanya benjolan, bisa jadi tidak normal atau bahkan pertanda kanker payudara.

 

Berikut penyebab-penyebab rasa sakit pada payudara yang perlu diketahui para wanita:

 

1. Kram menstruasi
Yang paling umum rasa sakit dan nyeri pada payudara diakibatkan oleh menstruasi. Hal ini disebabkan oleh retensi air dalam tubuh sebagai akibat pengaruh hormon. Rasa sakit selama menstruasi merupakan hal yang wajar dan normal.
2. Masa subur
Saat memasuki masa subur banyak terjadi aktivitas hormonal di tubuh. Aktivitas hormonal selama ovulasi ini bisa jadi menimbulkan efek rasa nyeri pada payudara, dan itu pun sesuatu yang wajar serta tak berbahaya.
3. Kram otot
Meski jarang terjadi, namun rasa sakit pada payudara dapat diakibatkan oleh kram otot. Kram otot sendiri bisa diakibatkan oleh sikap tidur yang salah atau aktivitas olah raga (semisal push up) yang berlebihan.
4. Benjolan payudara
Benjolan pada payudara (tidak semuanya) bisa mengakibatkan rasa nyeri di payudara. Meski tidak semuanya, benjolan bisa menjadi indikasi kanker payudara. Karena itu segeralah memeriksakan diri ke dokter jika merasa ada benjolan di payudara.
 
5. Payudara kiri terkait jantung
Rasa nyeri pada payudara sebelah kiri bisa saja menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan pada jantung. Ini mengingat secara anatomi, payudara kiri berada tepat di atas jantung.
Nah, itulah lima penyebab kenapa payudara terasa sakit dan nyeri. dari penyebab-penyebab tersebut ada yang merupakan hal normal dan wajar namun ada juga yang mengindikasikan gangguan kesehatan. Bagi para kaum hawa, jangan pernah menganggap enteng (meskipun juga jangan terlalu panik) rasa sakit di payudara. Periksalah selalu sex appeal yang satu ini.
 

Struktur Anatomi Payudara

 
Secara garis besar, anatomi payudara tersusun atas tiga bagian utama yaitu korpus, areola, dan puting (papilla). Pada perempuan dewasa, rata-rata berat payudara kurang lebih sekitar 200 gram. Pada saat hamil, berat ini akan bertambah hingga tiga kali lipat, bahkan saat menyusui pertambahan beratnya bisa mencapai 4 kali lipat dari berat normal.
Payudara tersusun atas jaringan lemak dengan berbagai kelenjar yang bertanggung jawab terhadap produksi susu pada saat hamil dan setelah bersalin. Wanita memiliki sepasang payudara. Meskipun sepasang namun keduanya tidak selalu mempunyai ukuran dan bentuk yang sama. Payudara mulai terbentuk lengkap satu atau dua tahun setelah menstruasi pertama kali. Saat hamil dan menyusui payudara akan bertambah besar dan akan mengalami pengecilan (atrofi) setelah masa menopause.
Payudara menutupi hampir sebagian besar dinding dada. Payudara dibatasi oleh tulang selangka (klavikula) dan tulang dada (sternum). Jaringan payudara bisa mencapai ke daerah ketiak dan otot yang berada pada punggung bawah sampai lengan atas (latissimus dorsi).
 
Sebagaimana dijelaskan di atas, payudara tersusun atas tiga bagian utama, yaitu:
  • Korpus
Korpus atau badan payudara (disebut juga sebagai korpus mammae) adalah bagian payudara yang tampak membusung dan besar. Pada korpus ini terdapat jaringan kelenjar payudara, saluran susu (duktus laktiferus), jaringan ikat, lemak, pembuluh darah, saraf dan pembuluh limfe. Secara anatomi, korpus terdiri atas alveolus yaitu unit terkecil yang memproduksi susu. Beberapa alveolus terkumpul membentuk lobulus. Dan beberapa lobulus berkumpul membentuk lobus. Dalam satu payudara wanita terdapat antara 15 – 20 lobus.
 
  • Areola
Areola merupakan bagian yang lebih berpigmen (berwarna lebih gelap) di sekeliling puting. Pada areola inilah saluran kelenjar morgagni yang merupakan kelenjar keringat besar, bermuara. Fungsi kelenjar ini untuk mengeluarkan cairan yang melemaskan dan melindungi areola sewaktu menyusui.  Selain itu pada areola juga terdapat otot polos dan ujung-ujung serabut saraf. Fungsinya adalah untuk menonjolkan puting dan mengosongkan sinus laktiferus waktu menyusui, ini sekaligus sebagai pemompa ASI agar mau keluar.
  • Papilla
Papilla atau puting susu adalah bagian yang terdapat di tengah-tengah areola. Puting susu memliki ujung-ujung saraf perasa yang sangat sensitif dan otot polos yang akan berkontraksi bila ada rangsangan.
Nah, itulah struktur utama dari anatomi payudara. Setelah anatomi dan fungsinya tersebut kita ketahui, tentunya masing-masing harus kita rawat dengan teratur. Dengan merawat payudara secara rutin dan teratur selain akan menjaga fungsi payudara pun bisa menjaga keindahan payudara serta menghindarkan payudara dari berbagai gangguan dan penyakit semisal kanker payudara.